Bagaimana caranya mengajari anak empati, keberagaman, dan inklusivitas dalam berteman?
Kita sudah membahas bahwa meminta anak menanyakan perasaan temannya, terutama setelah konflik, bisa membuatnya lebih berempati.
Untuk keberagaman dan inklusivitas, coba lihat sumber budaya yang ada di sekitarnya. Anak biasanya bisa berempati dengan karakter di acara televisi, film, buku, atau mainan favoritnya. Itu sebabnya kami berusaha untuk seinklusif mungkin dengan tema-tema kami, seperti musim LEGO Friends baru, yang dibintangi karakter dari berbagai latar belakang. Si kecil pun bisa belajar bahwa keberagaman beriringan dengan kekuatan.
Tak hanya itu, ajak juga anak untuk berinteraksi dalam acara, perayaan, festival, atau bahkan tim olahraga yang berisi orang dari latar belakang yang beragam.
Seperti yang sudah kita ketahui, anak belajar dengan mengamati. Cara terbaik untuk memperkuat empati, keberagaman, dan inklusivitas anak adalah dengan menjadi orang yang juga menjunjung tinggi prinsip-prinsip tersebut.
Kabar baiknya, jika menanyakan pertanyaan semacam ini, bisa dipastikan Anda memang orang yang seperti itu.
Semangat!